{"id":923,"date":"2026-05-11T06:39:04","date_gmt":"2026-05-11T06:39:04","guid":{"rendered":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/?p=923"},"modified":"2026-05-11T06:39:04","modified_gmt":"2026-05-11T06:39:04","slug":"resep-semur-jengkol-sunda-cara-membuat-hidangan-khas-yang-nikmat-dan-lezat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/resep-semur-jengkol-sunda-cara-membuat-hidangan-khas-yang-nikmat-dan-lezat\/","title":{"rendered":"Resep Semur Jengkol Sunda: Cara Membuat Hidangan Khas yang Nikmat dan Lezat"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Semur Jengkol Sunda: Cara Membuat Hidangan Khas yang Nikmat dan Lezat<\/h1>\n<p>Semur Jengkol merupakan makanan khas Indonesia yang terkenal akan cita rasanya yang unik dan lezat. Khususnya di daerah Sunda, hidangan ini menjadi salah satu kuliner favorit yang banyak diminati. Jengkol yang dimasak hingga empuk dengan bumbu semur yang kaya rempah, menciptakan perpaduan rasa yang sulit dilupakan. Mari kita pelajari lebih dalam tentang cara membuat Semur Jengkol Sunda yang nikmat dan lezat.<\/p>\n<h2>1. Sejarah Singkat Semur Jengkol<\/h2>\n<p>Semur Jengkol telah menjadi bagian dari kuliner tradisional Indonesia sejak lama. Dipercayai berasal dari pengaruh budaya Belanda yang dikenal dengan makanan semurnya, hidangan ini kemudian diadaptasi dengan bahan-bahan lokal seperti jengkol. Jengkol sendiri sering menjadi bahan makanan yang dicintai atau dibenci, tetapi bagi penggemar jengkol, ini adalah surga kuliner.<\/p>\n<h2>2. Manfaat Jengkol bagi Kesehatan<\/h2>\n<p>Jengkol bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Jadi proteinnya:<\/strong> Jengkol mengandung protein nabati yang baik untuk tubuh.<\/li>\n<li><strong>Peningkatan energi:<\/strong> Kandungan karbohidratnya menjadi sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh.<\/li>\n<li><strong>Menunjang kesehatan tulang:<\/strong> Kalsium dan fosfor dalam jengkol membantu memperkuat tulang.<\/li>\n<li><strong>Kontrol kadar gula darah:<\/strong> Memiliki indeks glikemik rendah yang baik untuk penderita diabetes.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>3. Bahan-bahan untuk Membuat Semur Jengkol Sunda<\/h2>\n<p>Sebelum mulai memasak, pastikan Anda menyiapkan bahan-bahan berikut:<\/p>\n<h3>Bahan Utama:<\/h3>\n<ul>\n<li>300 gram jengkol tua<\/li>\n<li>500 ml air untuk merebus<\/li>\n<li>Minyak untuk menumis<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bumbu Halus:<\/h3>\n<ul>\n<li>5 siung bawang putih<\/li>\n<li>7 siung bawang merah<\/li>\n<li>3 butir kemiri, sangrai<\/li>\n<li>1 sdt merica bubuk<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bumbu Pelengkap:<\/h3>\n<ul>\n<li>2 lembar daun salam<\/li>\n<li>2 cm lengkuas, memarkan<\/li>\n<li>2 batang serai, memarkan<\/li>\n<li>5 sdm kecap manis<\/li>\n<li>1 sdt garam<\/li>\n<li>1 sdt gula merah, sisir<\/li>\n<\/ul>\n<h2>4. Cara Membuat Semur Jengkol Sunda<\/h2>\n<p>Langkah-langkah berikut akan membantu Anda membuat Semur Jengkol Sunda yang lezat dan menggugah selera:<\/p>\n<h3>Langkah 1: Mempersiapkan Jengkol<\/h3>\n<ol>\n<li>Rebus jengkol dalam air mendidih hingga setengah empuk, kurang lebih sekitar 30 menit.<\/li>\n<li>Tiriskan, lalu geprek jengkol sampai sedikit pipih untuk mempermudah bumbu meresap.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 2: Membuat Bumbu Halus<\/h3>\n<ol>\n<li>Haluskan bawang putih, bawang merah, kemiri, dan merica dengan cara diuleg atau menggunakan blender hingga lembut.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 3: Memasak Semur Jengkol<\/h3>\n<ol>\n<li>Panaskan sedikit minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum.<\/li>\n<li>Masukkan daun salam, lengkuas, dan serai. Aduk sampai bumbu matang sempurna.<\/li>\n<li>Tambahkan jengkol yang sudah digeprek, aduk hingga tercampur rata dengan bumbu.<\/li>\n<li>Tuangkan air secukupnya, masak hingga jengkol benar-benar empuk dan bumbu meresap.<\/li>\n<li>Tambahkan kecap manis, garam, dan gula merah. Aduk rata lalu masak hingga mengental dan meresap.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 4: Penyajian<\/h3>\n<p>Semur Jengkol Sunda kini siap untuk disajikan. Sajikan bersama nasi hangat, dan Anda akan mendapatkan sensasi kuliner khas Sunda yang tiada tara.<\/p>\n<h2>5. Tips Tambahan untuk Memasak Semur Jengkol<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Perendaman awal:<\/strong> Untuk mengurangi aroma khas jengkol, Anda bisa merendamnya dalam air kapur sirih sebelum direbus.<\/li>\n<li><strong>Penggunaan bumbu:<\/strong> Jangan ragu untuk menyesuaikan jumlah kecap manis dan gula merah sesuai selera Anda.<\/li>\n<li><strong>Pemilihan jengkol:<\/strong> Gunakan jengkol tua agar tekstur lebih empuk dan rasa lebih nikmat.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat menikmati hidangan khas Sunda yang lezat dan autentik. Semur Jengkol Sunda bukan hanya menggugah selera tetapi juga menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para pencinta kuliner Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Semur Jengkol Sunda: Cara Membuat Hidangan Khas yang Nikmat dan Lezat Semur Jengkol merupakan makanan khas Indonesia yang terkenal akan cita rasanya yang unik dan lezat. Khususnya di daerah Sunda, hidangan ini menjadi salah satu kuliner favorit yang banyak diminati. Jengkol yang dimasak hingga empuk dengan bumbu semur yang kaya rempah, menciptakan perpaduan rasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":925,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[443],"class_list":["post-923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-semur-jengkol-sunda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=923"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":926,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/923\/revisions\/926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media\/925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bihunbebek75.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}